AMBON,IA– Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, secara resmi melaunching Program Beta Baku Kele Pekerja Rentan Kota Ambon bersama BPJS Ketenagakerjaan, yang digelar di Ruang Vlisingen, Lantai II Kantor Wali Kota Ambon, Senin( 15/12/2025)
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab penuh untuk memastikan seluruh masyarakat mendapatkan pelayanan yang optimal sepanjang siklus hidupnya, sejak lahir hingga meninggal dunia.
“Pemerintah dibentuk untuk menjamin pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik. Itu berarti kita harus memastikan seluruh masyarakat Kota Ambon mendapat perhatian dan pelayanan maksimal,” ujar Wattimena.
Ia menjelaskan, pemerintah hadir sejak masyarakat masih dalam kandungan untuk mencegah stunting, memastikan kepemilikan akta kelahiran, pendidikan gratis, kesempatan kerja, hingga perlindungan di hari tua dan santunan kematian bagi warga tidak mampu.
Namun demikian, Wali Kota mengakui bahwa hingga kini angka pengangguran di Kota Ambon masih tergolong tinggi. Bahkan, masyarakat yang telah bekerja pun banyak yang belum memperoleh upah layak, ditambah dengan risiko kecelakaan kerja yang sewaktu-waktu dapat terjadi.
“Karena itu pemerintah hadir melalui BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan kepada para pekerja, khususnya pekerja sektor informal yang tidak memiliki pemberi kerja tetap,” jelasnya.
Menurut Wattimena, pekerja informal seperti nelayan, tukang becak, tukang ojek, penyapu jalan, hingga pekerja konstruksi merupakan kelompok pekerja rentan yang harus mendapat perhatian khusus. Ia mengingatkan bahwa sejak menjabat sebagai Penjabat Wali Kota Ambon, pemerintah kota telah mendorong perlindungan bagi sekitar 15 ribu pekerja rentan melalui kontribusi APBD.
“Harapan kita, ketika risiko kerja terjadi—yang tentu tidak kita inginkan—keluarga dan anak-anak mereka tetap memiliki jaminan masa depan,” katanya.
Wattimena juga mengapresiasi BPJS Ketenagakerjaan yang secara konsisten berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Ambon. Ia mengaku setiap penyerahan santunan kecelakaan kerja kepada pekerja rentan menjadi kebahagiaan tersendiri bagi pemerintah daerah.
Pada kesempatan itu, Wali Kota juga menjelaskan makna BETA yang kini menjadi identitas dan tagline pembangunan Kota Ambon.
“BETA adalah identitas orang Ambon. BETA juga dimaknai sebagai Bodewin Wattimena dan Ely Toisuta. Karena itu kami memilih tagline BETA par Ambon, Ambon par Samua,” ungkapnya.
Ia menegaskan, perlindungan terhadap pekerja rentan merupakan wujud nyata dari implementasi tagline(IA)














Komentar