AMBON,IA – Pemerintah Kota Ambon melalui Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Ambon resmi melaksanakan sidang penetapan 13 objek cagar budaya sebagai bagian dari upaya perlindungan dan pelestarian warisan sejarah dan budaya di Kota Ambon.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kota Ambon, Cristian Tukloy, melalui akun media sosial Facebook, Jumat (19/12/2025).
Menurut Tukloy, sidang penetapan ini bertujuan untuk mengkaji dan menetapkan objek-objek yang dinilai memiliki nilai penting dari aspek sejarah, budaya, ilmu pengetahuan, dan identitas masyarakat Ambon, sehingga layak ditetapkan sebagai cagar budaya yang dilindungi secara hukum.
“Penetapan cagar budaya ini merupakan langkah strategis untuk menjaga kelestarian warisan budaya Kota Ambon agar tidak hilang, rusak, atau tergerus oleh perkembangan zaman,” ungkap Tukloy.
Ia menjelaskan bahwa keberadaan cagar budaya bukan hanya memiliki nilai historis, tetapi juga berpotensi besar dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata berbasis budaya dan edukasi. Dengan penetapan ini, pemerintah daerah memiliki dasar kuat untuk melakukan perlindungan, pemeliharaan, dan pemanfaatan cagar budaya secara berkelanjutan.
Lebih lanjut, Tukloy menegaskan bahwa Pemerintah Kota Ambon berkomitmen untuk terus mendorong pelestarian warisan budaya sebagai bagian dari identitas daerah, sekaligus memperkuat rasa memiliki masyarakat terhadap sejarah kotanya sendiri.
“Cagar budaya adalah jati diri kita. Melalui penetapan ini, kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan warisan budaya yang ada di Kota Ambon,” katanya.
Sidang penetapan oleh TACB Kota Ambon ini juga menjadi wujud sinergi antara pemerintah, para ahli, dan pemangku kepentingan terkait dalam memastikan bahwa setiap objek yang ditetapkan telah melalui kajian akademik dan pertimbangan yang matang.
Dengan ditetapkannya 13 objek sebagai cagar budaya, Pemerintah Kota Ambon diharapkan dapat semakin memperkuat upaya perlindungan warisan sejarah sekaligus membuka peluang pengembangan pariwisata budaya yang berkelanjutan dan berdaya saing.(IA)














Komentar