oleh

Bupati MBD Minta Hilirisasi Industri dan BLK dalam Pengembangan Blok Masela

banner 468x60

Jakarta, Info-Aktual.com, – Bupati Maluku Barat Daya Benyamin Th. Noach mendorong agar masyarakat lokal mendapat prioritas dalam penyerapan tenaga kerja serta keterlibatan ekonomi dalam pengembangan Lapangan Gas Abadi Blok Masela yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN).

Hal itu disampaikan Bupati MBD saat menghadiri rapat koordinasi bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (2/3/2026).

banner 336x280

Dalam pertemuan tersebut, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa proyek pengembangan Blok Masela dengan nilai investasi sekitar Rp342 triliun, menjadi salah satu prioritas pemerintah untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.

Menurut Bahlil, proyek tersebut diproyeksikan dapat menyerap lebih dari 12.000 tenaga kerja pada masa konstruksi dan sekitar 850 tenaga kerja ketika memasuki tahap operasional.

“Blok Masela harus dikawal bersama. Pemerintah berkomitmen memastikan proyek ini berkontribusi nyata terhadap ketahanan energi dan pertumbuhan ekonomi nasional,” katanya.

Menanggapi hal itu, Bupati MBD Benyamin Th. Noach menyatakan dukungan pemerintah daerah terhadap percepatan proyek tersebut, namun menekankan pentingnya keberpihakan terhadap masyarakat di wilayah sekitar proyek.

Ia berharap tenaga kerja lokal dari Maluku Barat Daya dapat memperoleh prioritas dalam perekrutan, sehingga masyarakat daerah turut merasakan manfaat ekonomi dari proyek berskala besar tersebut.

Selain penyerapan tenaga kerja, pemerintah daerah juga mengusulkan keterlibatan usaha lokal dalam penyediaan material serta kebutuhan logistik proyek melalui badan usaha milik daerah (BUMD).

Menurut Noach, berbagai komoditas dari masyarakat seperti hasil pertanian, peternakan, dan perikanan dapat menjadi pemasok kebutuhan logistik proyek agar perputaran ekonomi daerah meningkat.

Lebih lanjut, ia juga mengusulkan agar pengembangan industri turunan dari gas alam, seperti pabrik pupuk, dapat dibangun di wilayah Maluku Barat Daya sebagai bagian dari upaya hilirisasi.

Pembangunan industri tersebut diharapkan mampu memberikan nilai tambah ekonomi di daerah sekaligus membuka peluang kerja baru bagi masyarakat setempat.

Selain itu, Bupati MBD juga mendorong pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di daerahnya untuk mempersiapkan sumber daya manusia agar memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri energi sebelum proyek Blok Masela beroperasi.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Kepala SKK Migas Djoko Siswanto serta Bupati Kepulauan Tanimbar Ricky Jauwerissa.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, pengembangan Lapangan Gas Abadi Blok Masela diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di wilayah Maluku, khususnya Maluku Barat Daya. (IA-01)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *