Tiakur, Info-Aktual.com, – Sejumlah tokoh pemuda di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) berkolaborasi bersama dan menggagas pembentukan panitia Natal bersama tahun 2026.
Panitia Natal Bersama yang digagas Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten MBD dan Perkumpulan Senior Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia GMKI) Cabang Tiakur, resmi dilantik dalam ibadah dan seremoni di kediaman Obed H. Y. Kuara, Tiakur, Minggu (22/2/2026).
Prosesi pelantikan diawali ibadah dan dilanjutkan pengukuhan serta doa pemberkatan yang dipimpin R. Hitipeuw. Suasana berlangsung khidmat dan dihadiri unsur pemuda serta senior gereja.
Natal bersama itu direncanakan akan menghadirkan Pendeta Yandi Manobe, STh, seorang pendeta kharismatik asal Kupang, NTT, yang dikenal luas karena gaya khotbahnya yang humoris, kontekstual, dan menyentuh hati.
Ketua GAMKI Kabupaten MBD, Eros J. Akse, mengatakan perayaan Natal Bersama tidak boleh berhenti pada agenda tahunan. Ia menyebut momentum tersebut sebagai ruang mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat pelayanan pemuda gereja.
Menurut Eros, rencana menghadirkan Pendeta Yandi Manobe sebagai pembawa firman membutuhkan koordinasi dan persiapan yang terstruktur, termasuk dukungan sumber daya dan pendanaan.
Sementara itu, Ketua PCPS GMKI Cabang Tiakur yang juga ditetapkan sebagai Ketua Panitia, Obed H. Y. Kuara, menekankan pentingnya kerja kolektif lintas generasi.
Ia menyebut kebutuhan anggaran dan teknis pelaksanaan cukup besar sehingga kolaborasi antara kader muda dan senior menjadi kunci keberhasilan.
Pelantikan ditandai pembacaan surat keputusan dan peneguhan komitmen panitia untuk menjalankan tugas secara bertanggung jawab.
Setelah seremoni, panitia menggelar diskusi awal mengenai konsep kegiatan dan agenda besar Natal Bersama 2026 yang direncanakan melibatkan unsur pemuda, gereja, dan masyarakat di Kabupaten Maluku Barat Daya.
Panitia berharap seluruh rangkaian persiapan dapat berjalan tertib dan terarah, sekaligus menghadirkan perayaan yang memperkuat solidaritas serta semangat pelayanan di tengah masyarakat. (IA-03)














Komentar