oleh

Kapolres Pulau Ambon Tekankan Kolaborasi Jaga Kamtibmas dan Waspadai Ancaman Hoaks Jelang Natal dan Tahun Baru

banner 468x60

AMBON,IA – Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Ambon.

Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Pemerintah Evaluasi Akhir Tahun 2025 bersama Forkopimda Kota Ambon, Rabu (17/12/2025).

banner 336x280

Dalam sambutannya,Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease (Kombes Pol Yoga Putra PS. SIK) menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Ambon, TNI, Kejaksaan, Pengadilan, serta seluruh pemangku kepentingan atas dukungan yang selama ini diberikan kepada Polri dalam pelaksanaan tugas pengamanan di Kota Ambon.

“Kami tidak bisa berdiri sendiri. Sesuai arahan Bapak Kapolri dan Kapolda, era saat ini adalah era kolaborasi. Keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas Kapolres.

Kapolres memaparkan bahwa sepanjang tahun 2025, tren gangguan kamtibmas di Kota Ambon menunjukkan dinamika. Beberapa jenis kasus mengalami penurunan, namun sebagian lainnya justru mengalami peningkatan.

“Secara umum, kasus konvensional bertambah dua. tetapi kalau dihitung turun turun 11, gangguan terhadap orang dan barang mengalami kenaikan, begitu juga dengan bencana alam,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan tiga kejadian menonjol selama masa jabatannya,di wilayah hukum pulau Ambon yang banyak menyita energi dan waktu aparat keamanan.

Kapolres menegaskan bahwa layanan Call Center 110 menjadi andalan Polri dalam menerima pengaduan masyarakat. Melalui program Quick Response Kapolda Maluku, aparat ditargetkan maksimal 10 menit sudah berada di lokasi kejadian setelah menerima laporan.

“Kalau ada aduan dan anggota kami datang lebih dari 10 menit, kami siap dikoreksi dan dilaporkan. Semua aduan tersistem dan harus dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Kota Ambon telah dibagi ke dalam beberapa wilayah patroli yang dijaga hampir 24 jam, meskipun masih dihadapkan pada keterbatasan sarana dan prasarana.

Dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru 2025–2026, Kapolres melaporkan bahwa pihaknya melibatkan 270 personel Polres, dengan dukungan TNI, Satpol PP, Damkar, dan Dishub. Pengamanan dilakukan melalui patroli gabungan serta pendirian pos pengamanan.

“Kami menyiapkan satu pos terpadu di kawasan Pattimura Park, enam pos pelayanan, dan 11 pos pengamanan. Semua diisi secara kolaboratif,” ungkapnya.

Kapolres menyoroti meningkatnya ancaman siber, terutama hoaks, framing, dan provokasi di media sosial yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan.

“Kami mohon kerja sama semua pihak untuk memberikan edukasi literasi digital. Hoaks dan provokasi ini sangat merugikan masyarakat,” katanya.

Selain itu, ia mengungkapkan maraknya laporan masyarakat terkait pemuda yang nongkrong sambil mengonsumsi minuman keras. Dalam dua pekan terakhir, Polres Pulau Ambon menerima sekitar 10 laporan yang langsung ditindaklanjuti melalui patroli cepat.

“Kami datang, lakukan pendataan, identifikasi, dan himbau mereka kembali ke rumah. Pencegahan jauh lebih penting,” tegasnya.

Menghadapi tantangan kamtibmas tahun 2026 yang dinilai semakin kompleks, Kapolres mendorong pengaktifan kembali Siskamling dan Pam Swakarsa, sejalan dengan program Pemerintah Kota Ambon dan Kodim setempat.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya pemilik toko dan perkantoran, untuk memasang CCTV sebagai upaya pencegahan dan alat bantu penegakan hukum.

“Banyak kasus sulit diungkap karena tidak ada bukti. CCTV sangat membantu karena merekam kejadian secara jelas,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Kapolres mengajak seluruh masyarakat Ambon untuk merayakan Natal dan Tahun Baru secara sederhana, damai, dan penuh empati, dengan menghindari kegiatan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

“Mari fokus pada kegiatan positif seperti doa bersama dan hindari hura-hura yang berpotensi menimbulkan hal-hal negatif,” pungkasnya.

Rapat koordinasi ini menjadi forum strategis memperkuat sinergi Forkopimda dan masyarakat dalam menciptakan Kota Ambon yang aman, damai, dan kondusif, khususnya menjelang perayaan Natal dan Tahun(IA)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *