Tiakur, Info-Aktual.com, Kodim 1511/Pulau Moa menggelar Festival Seni Budaya sebagai wujud syukur peringatan hari ulang tahun ke-5 institusi TNI itu, di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).
Meski sederhana namun syukuran HUT ke-5 yang berlangsung di di Aula Kalwedo, Tiakur Ibu Kota Kabupaten MBD, Sabtu malam, 20 Desember 2025, penuh dengan nuansa seni dan budaya sebagai wujud memperkuat kebersamaan TNI, pemerintah daerah dan masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati MBD Agustinus Lekwardai Kilikily, Kapolres MBD, AKBP. Budhi Suriawardhana bersama Ketua Bhayangkari Cabang MBD, Monica Budhi, Kajari MBD, Efrivel bersama Ketua IAD MBD, Sekda MBD Eduard J.S Davidz, dan Ketua DPRD MBD, Petrus. A. Tunay.
Selain itu, pimpinan TNI-Polri, Forkopimda, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya. Hadir pula Dandim 1511/Pulau Moa Letnan Kolonel Infanteri Nuriman Siswandi bersama jajaran Persit Kartika Chandra Kirana.
Dalam sambutannya, Nuriman menjelaskan syukuran tersebut semula direncanakan bertepatan dengan peringatan HUT TNI pada 5 Oktober dan HUT Kodim 1511/Pulau Moa pada 30 Oktober. Namun, sejumlah agenda kedinasan membuat acara baru dapat dilaksanakan pada Desember.
“Ini acara yang tertunda. Namun kami menilai lebih baik terlambat daripada tidak dilaksanakan sama sekali,” ujar Nuriman.
Ia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh undangan karena pelaksanaan kegiatan dilakukan secara sederhana akibat keterbatasan waktu persiapan. Menurut dia, Kodim 1511/Pulau Moa yang baru berusia lima tahun masih membutuhkan banyak pembenahan dalam pelaksanaan tugas.
“Kami mohon maaf jika dalam pelaksanaan tugas masih terdapat kekurangan. Kami terus berupaya memperbaiki diri,” katanya.
Wakil Bupati Maluku Barat Daya Agustinus Lekwardai Kilikily dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kodim 1511/Pulau Moa atas kontribusi mereka dalam mendukung pembangunan dan menjaga stabilitas keamanan daerah.
Menurut Kilikily, Pemerintah daerah menilai keberadaan Kodim 1511/Pulau Moa memiliki peran strategis dalam memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat.
Festival seni budaya ini digelar sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan institusi, sekaligus menjadi ruang kebersamaan antara prajurit, instansi terkait, dan masyarakat di Kabupaten Maluku Barat Daya. (IA-01)














Komentar