Tiakur, Info-Aktual.com, – Tumpukan sampah plastik masih terlihat di sejumlah sudut Kota Tiakur, Ibu Kota Maluku Barat Daya (MBD), Jumat (13/8/2026) pagi. Di tengah persoalan itu, pemerintah kabupaten menggelar Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), sebagai upaya mendorong kebersihan lingkungan dan mengurangi sampah plastik di ruang publik.
Gerakan Indonesia ASRI merupakan sebuah program yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto dan diklaim sebagai langkah berkelanjutan membenahi kebersihan ruang publik.
Program ini diarahkan untuk menekan persoalan sampah plastik sekaligus membangun kembali budaya gotong royong di ruang publik.
Bupati MBD, Benjamin Thomas Noach, hadir dan mengikuti aksi bersih lingkungan bersama warga. Ia mengatakan kebersihan dan kesehatan lingkungan bukan sekadar agenda sesaat, melainkan kebutuhan dasar yang harus menjadi kebiasaan sehari-hari.
Menurut dia, gerakan tersebut dirancang sebagai program berkelanjutan. “Budaya bersih harus dimulai dari lingkungan terkecil dan dilakukan secara konsisten,” ujarnya di sela kegiatan.
Meski demikian, pantauan di lapangan menunjukkan masih terdapat sampah plastik yang belum terkelola dengan baik di beberapa titik kota. Kondisi ini menjadi salah satu alasan pemerintah daerah menekankan pentingnya partisipasi masyarakat.
Kapolres MBD, AKBP Budhi Suriawardhana, menyatakan gerakan itu bertujuan membangun kesadaran kolektif bahwa kebersihan merupakan tanggung jawab bersama. “Perubahan besar dimulai dari langkah kecil, seperti tidak membuang sampah sembarangan dan mengelola sampah plastik dengan benar,” katanya.
Kegiatan yang diikuti ratusan warga tersebut melibatkan pelajar, aparatur sipil negara, unsur TNI–Polri, serta masyarakat umum. Agenda diawali dengan apel bersama, dilanjutkan kerja bakti di sejumlah titik strategis di pusat Kota Tiakur.
Selain aksi bersih lingkungan, pemerintah daerah juga menyisipkan edukasi mengenai pengelolaan sampah, terutama sampah plastik yang kerap menjadi persoalan di wilayah pesisir dan kota kecil.
Pemerintah kabupaten menyatakan akan mendorong kegiatan serupa dilakukan secara rutin guna membentuk kebiasaan kolektif menjaga kebersihan ruang publik. Langkah ini diharapkan berdampak pada peningkatan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. (IA-03)














Komentar