oleh

Polres MBD Matangkan Pengamanan Nataru Lewat Rakor Lintas Sektoral

banner 468x60

Tiakur, Info-Aktual.com, — Polres Maluku Barat Daya mematangkan kesiapan pengamanan perayaan Natal 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 1 Januari 2026 (Nataru) melalui rakor lintas sektoral bidang operasional.

Rapat tersebut digelar di lobi Polres Maluku Barat Daya, Selasa pagi, 16 Desember 2025 dan dipimpin langsung oleh Kapolres MBD, AKBP Budhi Suriahwardhana.

banner 336x280

Rakor tersebut dihadiri Wakil Bupati MBD, Agustinus Lekwarday Kilikily, unsur TNI, pimpinan organisasi perangkat daerah, tokoh agama, serta instansi teknis terkait.

Koordinasi ini dilakukan untuk menyamakan persepsi serta merumuskan langkah pengamanan selama momentum hari raya yang diperkirakan meningkatkan mobilitas masyarakat.

Kapolres Budhi Suriahwardhana mengatakan pengamanan Natal dan Tahun Baru membutuhkan kesiapan bersama, karena Maluku Barat Daya memiliki karakteristik wilayah kepulauan dengan mayoritas penduduk beragama Nasrani.

Kondisi tersebut, kata dia, berpotensi meningkatkan arus perjalanan masyarakat antarwilayah, baik darat maupun laut.

“Rapat ini penting untuk menyatukan koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan pengamanan Natal dan Tahun Baru dapat berjalan aman, tertib, dan lancar. Mobilitas masyarakat akan meningkat, sehingga perlu diantisipasi sejak dini,” ujar Budhi saat membuka rapat.

Ia menekankan pentingnya pertukaran informasi antarinstansi untuk mengidentifikasi potensi kerawanan, termasuk titik-titik rawan keamanan, arus mudik dan balik, serta kesiapan sarana pendukung pengamanan. Kapolres juga meminta seluruh pihak memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan kendala dan kebutuhan di lapangan.

Wakil Bupati MBD Agustinus Kilikily menegaskan, rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan bersama, yang sebelumnya telah dibahas oleh pemerintah daerah dan unsur keamanan.

Ia meminta agar langkah antisipatif disiapkan secara matang, khususnya terkait keamanan dan ketertiban masyarakat. “Data kerawanan sudah dimiliki oleh kepolisian dan itu bisa menjadi rujukan untuk melakukan langkah antisipasi menjelang Natal dan Tahun Baru,” kata Kilikily.

Ia juga menyoroti persoalan lalu lintas yang kerap muncul saat perayaan hari besar keagamaan. Menurut dia, euforia masyarakat sering berdampak pada meningkatnya kecelakaan lalu lintas, terutama kendaraan roda dua. Selain lalu lintas darat, perhatian khusus juga diminta pada transportasi laut.

“Menjelang hari raya biasanya ada kebijakan tiket gratis yang berpotensi menimbulkan penumpukan penumpang di pelabuhan. Ketertiban orang dan barang yang naik-turun kapal harus benar-benar dijaga,” ujarnya.

Komandan Kodim 1511/Pulau Moa, Letkol Infanteri Siswandi Nuriman menyatakan TNI siap mendukung penuh pengamanan Nataru di wilayah Maluku Barat Daya. Ia menegaskan tujuan utama dari rapat lintas sektoral ini adalah memastikan seluruh rangkaian perayaan berjalan aman dan tanpa gangguan berarti.

Menurut Siswandi, potensi gangguan keamanan sering muncul saat masyarakat berada dalam suasana euforia. Salah satu yang menjadi perhatian adalah konsumsi minuman keras. Ia mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama mengimbau masyarakat menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.

“Kami siap mendukung personel sesuai kebutuhan Polres. Harapannya, situasi keamanan di wilayah kita tetap aman, damai, dan kondusif,” kata Siswandi.

Rakor juga diisi dengan paparan teknis dari Kabag Operasi Polres MBD yang diwakili AKP J.H. Laimeheriwa, perwakilan Kementerian Agama MBD, Syahbandar Moa, serta Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) MBD. Paparan tersebut mencakup kesiapan personel, pengamanan rumah ibadah, pelabuhan, serta mitigasi potensi bencana.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakapolres MBD Kompol Ganesa Sinambela, Asisten Bidang Pemerintahan Umum Setda MBD Simon Dahoklory, unsur Brimob, TNI AL dan AU, Kesbangpol, PLN, pimpinan umat beragama, serta para pejabat dan perwira Polres MBD.

Melalui koordinasi lintas sektoral ini, Polres MBD berharap seluruh rangkaian perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah Maluku Barat Daya dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif, dengan dukungan penuh seluruh unsur terkait. (IA-01)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *