Ambon,Info-Aktual.com – Dari sisi sarana dan prasarana, Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon dinilai telah memiliki kemampuan yang memadai untuk mengatasi persoalan persampahan yang saat ini terjadi di wilayah Kota Ambon.
Namun, kelengkapan fasilitas tersebut dinilai belum cukup tanpa diimbangi dengan komitmen dan kinerja maksimal dari seluruh perangkat yang bekerja di dalamnya.
Ketua Komisi III DPRD Kota Ambon, Hary Far Far, menegaskan bahwa persoalan sampah tidak hanya bertumpu pada ketersediaan armada dan pembiayaan, tetapi juga pada kesadaran serta tanggung jawab bersama, baik dari masyarakat maupun aparatur pelaksana.
Hal tersebut disampaikannya kepada wartawan di Baileo Rakyat Belakang Soya, Jumat (9/1).
Menurut Far Far, pihaknya sepakat dengan rencana pemberlakuan sistem reward and punishment bagi masyarakat yang lalai dalam menjaga kebersihan.
Namun demikian, kebijakan tersebut harus diiringi dengan kesiapan internal DLHP agar berjalan seimbang dan efektif.
“Dari segi sarana prasarana semua sudah dilengkapi. Pembiayaan armada juga luar biasa besar untuk penanganan sampah dari hulu sampai ke hilir.
Tetapi semua itu akan sia-sia jika tidak ada kesadaran bersama, apalagi jika kebijakan punishment dan reward tidak didukung oleh seluruh perangkat di Dinas LHP,” tegasnya.
Lebih lanjut, Far Far menekankan bahwa sistem reward and punishment tidak hanya diberlakukan kepada masyarakat, tetapi juga harus diterapkan secara internal kepada pegawai DLHP Kota Ambon, termasuk petugas dan buruh angkut sampah.
Ia berharap pegawai yang bekerja dengan baik, disiplin, dan memiliki komitmen kuat terhadap kebersihan Kota Ambon dapat diberikan penghargaan.
Sebaliknya, bagi pegawai yang dinilai tidak bekerja secara maksimal, perlu dilakukan evaluasi dan pemberian sanksi sebagai bentuk efek jera.
“Ketika masyarakat sudah taat dan ada punishment-nya, maka Dinas LHP melalui buruh angkut ini juga harus melaksanakan tugas sesuai dengan seharusnya,” ujarnya.
Komisi III DPRD Kota Ambon berharap penyelenggaraan pengelolaan dan pengangkutan sampah, mulai dari hulu hingga ke hilir, dapat berjalan lebih optimal.
Dengan dukungan sarana dan prasarana yang telah memadai, Far Far menegaskan bahwa yang dibutuhkan saat ini adalah komitmen, kedisiplinan, dan tanggung jawab bersama demi terwujudnya Kota Ambon yang bersih dan sehat.(IA)

















Komentar