Ambon – Komandan Komando Daerah Angkatan Laut IX (Dankodaeral IX), Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., memimpin upacara likuidasi organisasi Satuan Patroli (Satrol) Lantamal IX menjadi Satrol Kodaeral IX, sekaligus peresmian Satuan Pertahanan Pantai (Sathantai) dan Detasemen Intelijen Kodaeral IX, yang digelar di Dermaga Irian Markas Komando Kodaeral IX, Kota Ambon, Maluku, Jumat (9/1/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari validasi organisasi TNI Angkatan Laut dalam rangka memperkuat struktur komando dan pengendalian (command and control) di wilayah perairan kerja Kodaeral IX, khususnya di kawasan strategis Maluku dan sekitarnya.
Prosesi likuidasi dan peresmian satuan tersebut dirangkaikan dengan pengukuhan jabatan para komandan satuan, yakni Kolonel Laut (P) Hapsoro A. Purbaningtyas sebagai Komandan Satrol Kodaeral IX, Letkol Laut (P) Frejohn Da Costa sebagai Komandan Sathantai Kodaeral IX, serta Kolonel Laut (P) Tri Sandya Palanda sebagai Komandan Detasemen Intelijen Kodaeral IX.
Rangkaian upacara diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), dilanjutkan dengan penyelubungan Pataka Satrol Lantamal IX, pembukaan selubung Pataka Satrol Kodaeral IX, pembukaan selubung Pataka Sathantai, pengambilan sumpah jabatan, penyematan tanda jabatan, serta penandatanganan Pakta Integritas dan naskah berita acara.
Dalam amanatnya, Dankodaeral IX menegaskan bahwa momen ini memiliki arti strategis, khususnya dalam likuidasi Satrol Lantamal IX menjadi Satrol Kodaeral IX, serta peresmian Sathantai dan Detasemen Intelijen sebagai bagian penting dari penataan organisasi di jajaran TNI Angkatan Laut.
“Langkah ini merupakan upaya memperkuat fungsi komando dan kendali di wilayah kerja Kodaeral IX, sehingga pelaksanaan tugas pengamanan laut, pertahanan pantai, serta intelijen dapat berjalan lebih efektif, terintegrasi, dan responsif terhadap dinamika ancaman,” tegas Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas.
Upacara tersebut turut dihadiri Wakil Komandan Kodaeral IX, Laksma TNI Dr. Muhammad Risahdi, para Pejabat Utama, serta seluruh Kepala Satuan Kerja (Kasatker) jajaran Kodaeral IX.
Dengan terbentuknya Satrol, Sathantai, dan Detasemen Intelijen Kodaeral IX, diharapkan kesiapsiagaan serta kemampuan pengawasan dan pertahanan wilayah perairan Maluku semakin optimal dalam mendukung tugas pokok TNI Angkatan Laut menjaga kedaulatan dan keamanan maritim nasional.(IA)




















Komentar