Ambon,Info-Aktual.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Ambon mencatat capaian signifikan dalam pelayanan administrasi kependudukan sepanjang tahun 2025. Salah satu capaian tertinggi adalah perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) yang telah mencapai 98,9 persen dari total wajib KTP di Kota Ambon.
Kepala Dinas Dukcapil Kota Ambon, Hanny Tamtelahitu, SH., MH, saat diwawancarai pada Senin (5/1/2026), menyampaikan bahwa hingga akhir tahun 2025 sebanyak 257.735 penduduk telah melakukan perekaman KTP-el dan seluruh datanya telah terlapor serta terintegrasi dengan sistem pemerintah pusat.
“Capaian ini menunjukkan komitmen kami untuk memastikan seluruh warga Kota Ambon memiliki identitas kependudukan yang sah sebagai dasar akses pelayanan publik,” ujar Hanny.
Selain KTP-el, Dukcapil Kota Ambon juga mencatat capaian tinggi dalam kepemilikan akta kelahiran. Hingga akhir 2025, kepemilikan akta kelahiran mencapai 94,60 persen, atau sebanyak 107.403 anak usia 0–15 tahun telah memiliki dokumen tersebut. Menurut Hanny, capaian ini sangat penting dalam menjamin hak-hak sipil anak sejak dini, termasuk akses pendidikan, kesehatan, dan perlindungan hukum.
Namun demikian, Hanny mengakui masih terdapat pekerjaan rumah dalam pelayanan Kartu Identitas Anak (KIA). Hingga tahun 2025, capaian KIA di Kota Ambon baru mencapai 44,7 persen, atau sekitar 41.739 anak.
“Kendala utama pada layanan KIA adalah gangguan teknis mesin, sehingga pelayanan belum bisa berjalan optimal. Ini menjadi perhatian serius kami untuk segera dibenahi,” jelasnya.
Dukcapil Kota Ambon juga terus mendorong aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai bagian dari transformasi layanan administrasi kependudukan berbasis digital. Hingga saat ini, aktivasi IKD di Kota Ambon baru mencapai 13,85 persen, atau sekitar 35.723 penduduk.
“Masih banyak masyarakat yang belum memahami manfaat IKD. Padahal, melalui IKD, dokumen kependudukan dapat diakses langsung melalui ponsel, sehingga lebih praktis dan aman,” kata Hanny.
Memasuki tahun 2026, Dukcapil Kota Ambon berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan, termasuk melalui layanan jemput bola ke kelurahan dan desa, meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran daerah.
“Kami tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan inovasi dan pendekatan langsung ke warga, kami berharap cakupan KIA dan IKD dapat meningkat secara signifikan di tahun 2026,” pungkasnya.
Dengan capaian tersebut, Dukcapil Kota Ambon optimistis dapat memperkuat tertib administrasi kependudukan serta memastikan setiap warga memperoleh hak identitas secara adil dan merata sebagai fondasi pelayanan publik yang inklusif.(IA)




















Komentar