oleh

Jelang Ramadan, Polres MBD Libatkan Tokoh Agama Jaga Kondusivitas

banner 468x60

Tiakur, Info-Aktual.com, – Sejumlah pemuka agama duduk satu meja di Markas Polres Maluku Barat Daya (MBD), Jumat pagi, 13 Februari 2026. Pertemuan itu membahas upaya menjaga kerukunan umat beragama menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Rapat koordinasi bersama tokoh agama untuk menciptakan situasi kondusif menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah itu dipimpin langsung Wakapolres MBD Kompol Ganesa Sinambela.

banner 336x280

Wakapolres Ganesa Sinambela menyatakan forum ini menjadi langkah awal membangun komunikasi yang lebih intensif antara aparat keamanan dan pemuka agama.

“Pertemuan ini bertujuan mempererat silaturahmi, komunikasi, dan kerja sama agar keharmonisan umat beragama di Maluku Barat Daya tetap terjaga,” kata Ganesa.

Menurut dia, koordinasi lintas agama penting untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan menjelang meningkatnya aktivitas masyarakat selama Ramadan. Ia berharap forum serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.

Ramadan
Wakapolres Maluku Barat Daya, Kompol Ganesa Sinambela memimpin rapat koordinasi bersama tokoh agama di Mapolres MBD, JUmat (13/8/2026).

Dalam rapat itu, Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat Polres MBD, perwakilan Kantor Kementerian Agama MBD, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta Kepala Badan Kesbangpol MBD turut menyampaikan materi. Sesi diskusi juga dibuka bagi peserta untuk menyampaikan usul dan saran.

Sejumlah tokoh agama hadir dalam pertemuan tersebut, antara lain Ketua Majelis Ulama Indonesia MBD, Imam Masjid Nurul Tiakur, perwakilan gereja Protestan dan Katolik, pimpinan gereja-gereja lokal, serta perwakilan umat Hindu.

Polres MBD menilai tokoh agama memiliki peran strategis dalam mempromosikan toleransi, membangun dialog lintas iman, serta menjadi mediator bila terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Kolaborasi antara pemuka agama dan pemerintah daerah dinilai penting untuk menjaga stabilitas sosial di wilayah kepulauan tersebut.

Rapat koordinasi berakhir sekitar pukul 11.30 WIT. Wakapolres berharap komunikasi lintas agama yang terbangun dapat mendukung kelancaran ibadah umat Islam selama Ramadan, sekaligus memperkuat kerukunan antarumat beragama di Maluku Barat Daya. (IA-01)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *