oleh

Ketua DPD KNPI Maluku Tekankan Peran Strategis Pemuda dalam Tata Kelola Pertambangan dan APBD

banner 468x60

AMBON,IA – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi Maluku menggelar kegiatan “Green Mining Dialog 2025” di Elizabeth Hotel Ambon, Senin (15/12/2025).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas berpikir strategis pemuda Maluku dalam memahami tata kelola pembangunan daerah, khususnya yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

banner 336x280

Ketua DPD KNPI Provinsi Maluku, Arman Lessy Kalean, dalam sambutannya menegaskan pentingnya pemahaman pemuda terhadap mekanisme APBD agar tidak menimbulkan kegaduhan publik di akhir bulan maupun akhir tahun anggaran.

“Pemuda perlu memahami bagaimana APBD dikelola. Jika kita paham sejak awal, maka tidak akan terjadi kegaduhan setiap akhir bulan atau akhir tahun,” ujar Arman.

Selain itu, Arman menyoroti keberadaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di sektor mineral dan pertambangan. Ia menegaskan bahwa BUMD harus dikelola secara profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat Maluku.

“BUMD di sektor mineral dan pertambangan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan hanya untuk kepentingan segelintir pihak,” tegasnya.

Tidak hanya isu ekonomi, Arman juga mengangkat persoalan kebudayaan, khususnya terkait semakin hilangnya bahasa daerah di sejumlah wilayah Maluku. Menurutnya, pelestarian bahasa lokal merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“Bahasa daerah adalah identitas kita. Jika hilang, maka kita kehilangan jati diri sebagai orang Maluku,” katanya.

Dalam konteks pertambangan rakyat dan industri ekstraktif, Arman mendorong pembentukan Dewan Pengawas Corporate Social Responsibility (CSR) yang melibatkan berbagai unsur masyarakat. Dewan tersebut diharapkan mampu memastikan penyaluran program CSR tepat sasaran dan menyentuh kebutuhan riil masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan kelembagaan adat serta dukungan regulasi daerah yang kuat untuk memperjuangkan dan melindungi hak-hak masyarakat adat di Maluku.

Menutup sambutannya, Arman mengajak seluruh pemuda Maluku untuk terus merawat nilai toleransi dan kebersamaan di tengah keberagaman yang ada.

“Saya mengajak seluruh pemuda Maluku untuk merawat toleransi dan kebersamaan. Kepemimpinan pemuda ke depan harus solid, inklusif, dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun Maluku yang berdaulat secara ekonomi, kuat secara budaya, dan dewasa secara sosial,” pungkasnya.(IA)

 

 

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *