AMBON,IA –Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Provinsi Maluku, Hendrik Lewerissa (HL), memimpin langsung Latihan Bersama Karate Akhir Tahun 2025 yang melibatkan seluruh perguruan karate di Kota Ambon.
Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Merdeka Ambon, Sabtu (20/12/2025), dan diikuti ratusan karateka lintas perguruan.
Dalam sambutannya, Hendrik Lewerissa menyampaikan rasa bangganya dapat berdiri bersama para sensei, senpai, dan kohai dalam momentum latihan bersama penutup tahun 2025. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan penting bagi keluarga besar karateka Maluku untuk mempererat kebersamaan dan solidaritas antarperguruan.
“Latihan bersama ini bukan sekadar rutinitas, tetapi sarana memperkuat kebersamaan dan menyatukan mimpi kita bersama, yaitu menjadikan karate sebagai salah satu cabang olahraga unggulan yang mampu mengharumkan nama Maluku di tingkat lokal, regional, nasional, bahkan internasional,” ujar Hendrik.
Sebagai Ketua Umum FORKI Maluku yang juga mendapat amanah sebagai Gubernur Maluku, Hendrik menegaskan komitmennya untuk memajukan olahraga di Maluku, termasuk karate, sesuai dengan kewenangan, tugas, dan tanggung jawab yang diembannya.
Ia menyinggung prestasi sejumlah atlet Maluku di berbagai cabang olahraga yang telah mengharumkan nama daerah, dan berharap atlet karate Maluku dapat memberikan kontribusi prestasi serupa ke depan. Oleh karena itu, ia mendorong agar latihan bersama terus ditindaklanjuti dengan kompetisi yang berjenjang dan berkelanjutan.
“Kita akan terus melaksanakan kompetisi-kompetisi di berbagai level. Secara berkala, FORKI Maluku akan tetap menggelar Garuda Yasa Karate Open Championship setiap dua tahun sekali. Tahun 2027 nanti akan digelar Garuda Yasa Open Championship ke-5, dan kami berharap kejuaraan ini dapat menjadi salah satu agenda teladan nasional,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua FORKI Kota Ambon, Agus Ririmasse, dalam laporannya menyampaikan bahwa latihan bersama ini diikuti sekitar 400 karateka dari tujuh perguruan karate yang ada di Provinsi Maluku, termasuk para senior, sensei, senpai, kohai, serta Majelis Sabuk Hitam.
Menurutnya, tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memupuk rasa persaudaraan, kekompakan, dan soliditas antarperguruan, sehingga pembinaan dan pengembangan prestasi karate di Maluku, khususnya di Kota Ambon, dapat berjalan lebih optimal.
“Latihan bersama ini merupakan program tahunan FORKI. Kami di FORKI Kota Ambon akan terus berbenah melalui pendekatan dan pola latihan yang baik, agar ke depan dapat melahirkan atlet-atlet karate yang berprestasi di tingkat nasional dan internasional,” ujarnya.
Agus juga menyampaikan kebanggaan atas kepemimpinan Hendrik Lewerissa sebagai Ketua Umum FORKI Maluku yang memiliki latar belakang sebagai atlet karate, sekaligus menjabat sebagai Gubernur Maluku.
Ia menyatakan keyakinannya bahwa perhatian dan dukungan dari Ketua Umum akan semakin memperkuat pembinaan atlet karate di Maluku.
Di akhir laporannya, Ketua FORKI Kota Ambon menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung seluruh program kepemimpinan Ketua Umum FORKI Maluku, serta menyampaikan apresiasi atas kehadiran Hendrik Lewerissa yang tetap meluangkan waktu di tengah kesibukan untuk berlatih bersama para karateka.
Kegiatan latihan bersama tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua Umum FORKI Maluku Hendrik Lewerissa, dan berlangsung dengan penuh semangat, kebersamaan, serta optimisme terhadap masa depan olahraga karate di Provinsi Maluku.(IA)




















Komentar