Tiakur, Info-Aktual– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Maluku Barat Daya, Petrus .A. Tunay, menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di tiga kecamatan, yakni Letti, Moa, dan Lakor. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi, mempererat soliditas kader, serta mempersiapkan struktur partai hingga ke tingkat akar rumput.
Dalam sambutannya, pengurus partai menegaskan bahwa konsolidasi di tingkat kecamatan bukan sekadar agenda organisasi, tetapi menjadi langkah strategis untuk memperkuat jejaring partai mulai dari tingkat kabupaten hingga kecamatan.
“Konsolidasi partai atau musyawarah partai di tingkat kecamatan bukan sekadar agenda organisasi, tetapi dimaksudkan untuk memperkuat jejaring partai mulai dari tingkat kabupaten sampai ke kecamatan,” ujar Tunay.
Tunay berharap agar seluruh peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik, terutama dalam proses penyusunan fungsionaris Pengurus Anak Cabang (PAC), sehingga kepengurusan yang terbentuk mampu menjalankan tugas organisasi secara maksimal.
Sementara itu, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan menjelaskan bahwa pelaksanaan Musancab di Maluku Barat Daya kali ini hanya dilaksanakan di tiga kecamatan karena mempertimbangkan kondisi geografis daerah.
“Sebetulnya kami ingin menyelenggarakan Musancab di lima atau enam kecamatan sekaligus. Namun karena kondisi geografis yang harus dipertimbangkan, maka berdasarkan kesepakatan dengan DPC hanya dilaksanakan di Kecamatan Letti, Moa, dan Lakor,” katanya.
Sedangkan untuk sebelas kecamatan lainnya, lanjutnya, proses pembentukan kepengurusan akan dilakukan melalui mekanisme pendelegasian kewenangan dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) kepada Dewan Pimpinan Cabang (DPC).
Ia menegaskan bahwa konsolidasi partai bertujuan memperkuat lima aspek utama organisasi, yakni mantap ideologi, mantap organisasi, mantap kaderisasi, mantap program, dan mantap sumber daya.
“Setelah seluruh kecamatan selesai melakukan konsolidasi, DPC akan melanjutkan konsolidasi hingga ke tingkat desa, kelurahan, ranting, anak ranting, bahkan sampai ke tingkat dusun. Ini merupakan satu kesatuan struktur partai mulai dari tingkat pusat hingga ke bawah,” jelasnya.
Menurutnya, Musancab juga merupakan bagian penting dari proses kaderisasi partai. Selain melakukan pergantian kepengurusan dan perekrutan anggota baru, kegiatan tersebut menjadi sarana menanamkan nilai-nilai ideologi Pancasila sebagai dasar perjuangan PDI Perjuangan.
Di kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPC Bidang Organisasi dan Keanggotaan sekaligus Anggota DPRD Provinsi Maluku, Yani, menegaskan bahwa Musyawarah Anak Cabang merupakan agenda wajib partai untuk memperkuat konsolidasi dan solidaritas kader hingga ke tingkat paling bawah.
“Musyawarah Anak Cabang menjadi agenda yang wajib dilakukan untuk memperkuat konsolidasi dan solidaritas kader, sekaligus membumikan program-program PDI Perjuangan sampai kepada rakyat kecil dalam menghadapi berbagai dinamika politik ke depan,” ujarnya.
Sebagai wakil rakyat dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Maluku, Yani menegaskan dirinya memiliki tanggung jawab untuk terus mendampingi kader di daerah dalam setiap gerakan konsolidasi serta memastikan seluruh program partai dari tingkat pusat hingga daerah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Melalui pelaksanaan Musancab tersebut, PDI Perjuangan optimistis mampu memperkuat struktur organisasi, meningkatkan kualitas kaderisasi, serta membangun soliditas partai sebagai modal menghadapi agenda-agenda politik di masa mendatang. (IA.01)



















Komentar