Tiakur, Info-Aktual.com, – Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Maluku Barat Daya (MBD) resmi berakhir, setelah berlangsung sehari di Gedung Serbaguna Tiakur.
Ajang ini menjadi tahap awal seleksi atlet pencak silat yang akan dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Maluku (POPMAL) Ke-V Tahun 2026 di Ambon.
Penutupan Porkab berlangsung Selasa, 16 Desember 2025, sekitar pukul 12.30 WIT. Selain menjadi penanda berakhirnya rangkaian pertandingan, acara tersebut juga menjadi momentum evaluasi awal pembinaan atlet pencak silat di Kabupaten Maluku Barat Daya.
Ketua KONI MBD yang diwakili Ari Orno menyatakan, Porkab IPSI bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan langkah strategis dalam membangun sistem pembinaan olahraga yang terarah dan berkelanjutan di daerah.
“Kegiatan ini adalah langkah awal yang strategis untuk memajukan olahraga di Bumi Kalwedo. Sesuai visi KONI MBD periode 2024–2028, pembinaan harus dilakukan secara terstruktur, ilmiah, dan berkelanjutan,” kata Ari Orno dalam sambutannya.
Ia menegaskan pencak silat memiliki posisi penting karena menjadi salah satu dari 14 cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada POPMAL Ke-V 2026. Karena itu, hasil seleksi Porkab akan menjadi dasar pembentukan tim yang lebih kompetitif.
“Target kita bukan sekadar ikut serta, tetapi mampu mencetak prestasi dan diperhitungkan di tingkat provinsi,” ujarnya.
Ari Orno mengingatkan para atlet terpilih bahwa keberhasilan di Porkab bukanlah akhir dari perjuangan. Menurut dia, perjalanan menuju POPMAL 2026 masih panjang dan membutuhkan disiplin serta komitmen latihan yang tinggi.
“Terpilih dalam seleksi ini baru awal. Kalian adalah pionir olahraga di daerah ini. Tantangan di POPMAL nanti akan jauh lebih berat,” katanya.
Kepada atlet yang belum terpilih, ia meminta agar tidak berkecil hati dan menjadikan hasil Porkab sebagai bahan evaluasi. “Pencak silat bukan hanya soal prestasi, tetapi juga pembentukan mental dan karakter. Kemenangan sejati adalah kemampuan bangkit dari kegagalan,” ujarnya.
*PSHT MBD Juara Umum*
Pada penutupan tersebut, panitia mengumumkan para juara dari berbagai kelas yang dipertandingkan, sekaligus menyerahkan medali dan piala kepada para pemenang. Kontingen PSHT Cabang MBD keluar sebagai juara umum, disusul kontingen Kecamatan Kisar Utara di posisi kedua, dan PSHT Rating Tiakur di posisi ketiga.
Pada kategori remaja, juara kelas A putra diraih atlet dari Kecamatan Kisar Selatan, sementara kelas B dan C putra dimenangkan atlet Kecamatan Letti dan PSHT Rating Tiakur. Di sektor putri remaja, PSHT Cabang MBD dan Kecamatan Letti mendominasi sejumlah kelas yang dipertandingkan.
Sementara itu, pada kategori dewasa, persaingan berlangsung ketat di hampir seluruh kelas. PSHT Cabang MBD dan PSHT Rating Tiakur tampil dominan, meski atlet dari Kecamatan Kisar Utara, Letti, Kisar Selatan, dan Moa juga mencatatkan prestasi di beberapa kelas.
Hasil lengkap pertandingan akan menjadi rujukan bagi IPSI dan KONI MBD dalam menyusun program pembinaan lanjutan menuju POPMAL 2026.
Ketua IPSI MBD, Cak Laikuka bersama para pengurus cabang olahraga lain yang hadir berharap Porkab IPSI dapat menjadi agenda rutin. Menurut mereka, kompetisi berjenjang menjadi kunci untuk menjaga kesinambungan pembinaan atlet daerah.
Penutupan Porkab IPSI MBD turut dihadiri para ketua cabang olahraga, perangkat wasit, panitia kejuaraan, serta seluruh atlet pencak silat peserta. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar.
Dengan berakhirnya Porkab ini, proses seleksi atlet pencak silat Kabupaten Maluku Barat Daya resmi memasuki tahap pembinaan lanjutan, sebagai persiapan menghadapi ajang olahraga tingkat provinsi pada 2026. (IA-01)


















Komentar