oleh

Pentas Seni PAUD Moa Barat Jadi Sarana Tanamkan Cinta Budaya Sejak Dini

banner 468x60

Tiakur, Info-Aktual.com, — Sebanyak 12 lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kecamatan Moa Barat, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), menampilkan berbagai pertunjukan seni dan budaya dalam Pentas Seni Budaya Tahun Ajaran 2025/2026, sebagai upaya menumbuhkan kreativitas sekaligus memperkuat kecintaan anak terhadap budaya daerah sejak usia dini.

Kegiatan yang digelar PAUD Gugus I Kalwedo Moa Barat di Gedung Kelurahan Tiakur, Senin (8/6/2026), mengusung tema “Anak Kreatif, Ceria, dan Berkarakter, Cinta Budaya Maluku Barat Daya”.

banner 336x280

Pentas Seni Budaya dibuka Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten MBD yang diwakili Kabid Pembinaan Sekolah Dasar Andris Y. Ketiaru.

Dalam sambutan tertulis Kadis Pendidikan dan Kebudayaan yang dibacakannya, Andris menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus gugus, panitia, tenaga pendidik, serta orang tua yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten MBD dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, kami memberikan apresiasi kepada Pengurus Gugus I Kalwedo Moa Barat, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga kegiatan pentas seni ini dapat terlaksana dengan baik,” katanya.

Menurut dia, tema yang diangkat sejalan dengan arah pembangunan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kreativitas, rasa percaya diri, dan kecintaan terhadap budaya lokal.

Pentas Senin Budaya
Kabid Pembinaan Sekolah Dasar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten MBD Andris Y. Ketiaru mewakili kepala dinas membuka Pentas Seni Budaya Gugus I Kalwedo Moa Barat di Gedung Kelurahan Tiakur, Senin (8/6/2026).

Andris mengatakan kegiatan semacam itu menjadi wadah penting bagi anak-anak usia dini untuk mengembangkan kreativitas, melatih keberanian tampil di depan umum, serta meningkatkan kemampuan berkomunikasi pada masa pertumbuhan yang dikenal sebagai periode emas atau golden age.

Pada kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dan komite sekolah dalam mendukung tumbuh kembang anak melalui penguatan sinergi antara keluarga dan satuan pendidikan.

Selain itu, ia menyoroti empat isu penting dalam pendidikan anak usia dini, yakni pentingnya pendidikan sejak usia dini, penguatan kolaborasi sekolah dan keluarga, pendampingan penggunaan teknologi digital, serta pelestarian budaya lokal di tengah perkembangan global.

“Anak-anak membutuhkan dukungan dari lingkungan keluarga dan sekolah agar dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan tetap berakar pada nilai-nilai budaya daerah,” ujarnya.

Kepada para peserta, Andris memberikan motivasi agar menampilkan kemampuan terbaik dengan penuh percaya diri dan kegembiraan.

“Bernyanyilah dengan gembira, menarilah dengan semangat, dan tunjukkan bahwa anak-anak Maluku Barat Daya adalah generasi yang hebat, kreatif, dan penuh potensi,” katanya.

Sebanyak 12 lembaga PAUD yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut yakni PAUD Mentari Kaiwatu, TK Mentari Kaiwatu, TK Pelita Kasih, TK Mapura, TK Gura Tiakur, TK Pembina Tiakur, KB Ikwan, TK Elim, TK Kalwedo, TK Elunian, TK Waktu Merah Wakarleli, dan TK Jepor Paki.

Pentas Seni Budaya
Ketua Panitia Pelaksana, Maria Etwiory

Para peserta menampilkan beragam pertunjukan, mulai dari peragaan busana adat, solo vokal, paduan suara, pembacaan puisi, hingga tarian tradisional khas Maluku Barat Daya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Maria Etwiory mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan minat dan bakat mereka sekaligus mempererat hubungan antarsatuan PAUD di Kecamatan Moa Barat.

Menurut dia, kegiatan itu juga menjadi sarana menanamkan nilai-nilai positif seperti disiplin, kerja sama, dan sportivitas sejak usia dini.

“Kami berharap melalui kegiatan ini anak-anak semakin percaya diri untuk menampilkan kemampuan mereka serta tumbuh menjadi generasi yang kreatif dan berkarakter,” ujarnya.

Ia menambahkan penyelenggaraan kegiatan didukung melalui hasil penggalangan dana dan sumbangan sukarela dari berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap pengembangan pendidikan anak usia dini di daerah tersebut. (IA-01)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *