oleh

Speedboat Terbalik di Perairan Pulau Dai, Satu Meninggal, Tujuh Lainnya Hilang

banner 468x60

Tiakur, Info-Aktual.com, — Sebuah speedboat yang mengangkut 10 penumpang dilaporkan terbalik di perairan sekitar Pulau Dai, Kecamatan Babar Barat, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Kamis (11/6/2026), akibat cuaca buruk yang disertai angin kencang dan gelombang tinggi.

Berdasarkan laporan sementara yang diterima dari aparat setempat, kecelakaan laut tersebut terjadi saat speedboat yang berangkat dari Pantai Sinairusi menuju Desa Tepa, Pulau Babar, mengalami hantaman gelombang dalam perjalanan.

banner 336x280

Speedboat diketahui bertolak sekitar pukul 07.00 WIT dengan tujuan membawa penumpang dan muatan kopra untuk dipasarkan di Desa Tepa.

Menurut laporan awal, kondisi cuaca saat keberangkatan masih relatif aman. Namun sekitar pukul 15.00 WIT, cuaca berubah dengan angin kencang dan gelombang tinggi yang menghantam sehingga menyebabkan speedboat terbalik.

Dari 10 penumpang yang berada di atas speedboat tersebut, dua orang dilaporkan berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke daratan.

Kedua korban selamat masing-masing Yakop Anamofa (22) dan Ignasius Matrunkoly (42).

Sementara itu, seorang penumpang atas nama Asael Daniel (72) dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam.

Hingga Kamis malam, tujuh penumpang lainnya masih dalam pencarian oleh tim gabungan dan masyarakat setempat.

Speedboat Tenggelam
Tim gabungan bersama masyarakat menumpangi KM Tifelin K untuk melakukan pencarian korban kecelakaan speedboat di perairan Pulau Dai, Kecamatan Babar Barat, Kabupaten Maluku Barat Daya, Kamis (11/6/2026). Dua orang dilaporkan selapat, satu penumpang meninggal dan tujuh lainnya belum ditemukan.

Aparat menyebutkan korban yang belum ditemukan terdiri atas pengemudi speedboat Anton Menahem (40), Yomima Waliana (36), Regina Unwakolu (33), Enderfina Siaran (62), Wulan Kelmury (35), serta dua anak masing-masing Yoksan Unawekla (9) dan Marcelo Unawekla (4).

Proses pencarian langsung dilakukan setelah informasi kecelakaan diterima. Masyarakat Desa Sinairusi dikerahkan menggunakan motor kayu untuk menyisir lokasi kejadian dan wilayah perairan di sekitarnya.

Selain itu, Kapolsek Tepa bersama personel Polsek Tepa, anggota Koramil, petugas syahbandar, serta masyarakat Desa Tepa bergerak menuju lokasi pencarian menggunakan KM Tifelin K pada pukul 19.30 WIT.

Tim gabungan berupaya memperluas area pencarian dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan arus laut di wilayah tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih berlangsung dan pihak berwenang belum mengeluarkan keterangan resmi terkait penyebab pasti kecelakaan, maupun perkembangan terbaru jumlah korban.

Aparat mengimbau masyarakat untuk tetap menunggu informasi resmi dari instansi terkait sambil mendukung upaya pencarian yang sedang dilakukan di lokasi kejadian. (IA-01)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *