oleh

Tim Gabungan Lakukan Doa Bersama dan Perluas Pencarian Korban Speedboat Terbalik di Perairan Pulau Dai

banner 468x60

Tiakur, Info-Aktual.com, — Tim gabungan memperluas upaya pencarian terhadap korban kecelakaan speedboat yang terbalik di perairan Pulau Dai, Kecamatan Babar Barat, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), dengan melibatkan unsur pemerintah, aparat, serta masyarakat setempat.

Memasuki hari ketiga operasi pencarian, Sabtu (13/6/2026), tim tidak hanya melakukan penyisiran di wilayah perairan sekitar lokasi kejadian, tetapi juga menggelar prosesi adat dan doa bersama, sebagai bentuk dukungan moral bagi para korban, keluarga, serta seluruh personel yang terlibat dalam pencarian.

banner 336x280

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten MBD James R. J. Likko mengatakan pencarian hari ketiga dilakukan menggunakan kapal Tifelink yang berangkat dari Pelabuhan Tepa pada pukul 14.25 WIT.

“Pada hari ketiga ini, Kapal Tifelink berangkat untuk melanjutkan pencarian korban sekaligus melaksanakan prosesi doa dan adat di dermaga Tepa dan juga lokasi musibah dan berharap delapan penumpang lainnya segera ditemukan,” kata Likko.

Ia menjelaskan, kegiatan doa dan prosesi adat tersebut dilakukan sebagai bagian dari penghormatan terhadap musibah yang terjadi sekaligus memperkuat dukungan spiritual bagi keluarga korban dan tim pencarian.

Selain melakukan pencarian, Kapal Tifelink juga membawa bantuan bahan bakar minyak (BBM) untuk mendukung masyarakat Pulau Dai yang ikut terlibat dalam proses penyisiran menggunakan motor laut tradisional.

Menurut Likko, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam operasi pencarian karena luasnya wilayah perairan yang harus dijangkau oleh tim.

“Partisipasi masyarakat sangat membantu, terutama dalam memperluas area pencarian di sekitar lokasi kejadian,” ujarnya.

Kecelakaan laut tersebut terjadi setelah sebuah speedboat yang membawa 10 penumpang mengalami kecelakaan di perairan Pulau Dai akibat kondisi cuaca yang berubah, disertai angin kencang dan gelombang tinggi.

Korban Speedboat Terbalik

Speedboat tersebut sebelumnya berangkat dari Pantai Sinairusi menuju Desa Tepa, Pulau Babar, untuk membawa penumpang dan muatan hasil kopra.

Dalam perjalanan, kapal dihantam gelombang hingga akhirnya terbalik. Dari kejadian tersebut, dua penumpang dilaporkan berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke daratan yaitu Yakob Anamofa (22) dan Inasius Matromkoli (42).

Sementara delapan lainnya belum ditemukan dan masih dalam pencarian. Delapan penumpang tenggelam yang belum ditemukan yaitu Anton Menahem (40), Asael Daniel (72), Yomima Waliana (36), Regina Unawekla (33), Enderfina Siaran (62), Wulan Kelmury (35), Yoksan Unwakoly (9) dan Marcelo Unwakoly (4).

Pemerintah Kabupaten MBD melalui BPBD terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan operasi pencarian berjalan optimal.

Tim gabungan yang terdiri atas unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, masyarakat, serta pihak terkait lainnya masih melakukan penyisiran di sejumlah titik yang diperkirakan menjadi area pencarian.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian korban masih berlangsung. Pemerintah daerah mengajak masyarakat untuk terus memberikan dukungan dan doa agar seluruh korban yang masih hilang dapat segera ditemukan. (IA-01)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *