Moain, Info-Aktual.com, – Kodim 1511/Pulau Moa mulai menyiapkan pembangunan sumur bor untuk mengatasi krisis air yang selama ini dialami peternak dan warga di Desa Persiapan Poliwu, Kecamatan Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).
Program tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan air bersih bagi ternak maupun aktivitas masyarakat sehari-hari.
Komandan Kodim 1511/Pulau Moa Letkol Inf Nuriman Siswandi mengatakan, pembangunan sumur bor menjadi bagian dari kepedulian TNI terhadap kebutuhan dasar masyarakat, terutama di wilayah pedesaan yang masih mengalami keterbatasan akses air.
Program tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah pedesaan.
“Air merupakan kebutuhan vital, baik bagi masyarakat maupun ternak. Karena itu kami berupaya menghadirkan solusi jangka panjang melalui pembangunan sumur bor di Desa Persiapan Poliwu,” kata Nuriman di Poliwu, Rabu.
Menurut dia, kawasan tersebut selama ini kerap mengalami kesulitan air, terutama saat musim kemarau, sehingga berdampak terhadap aktivitas peternakan dan kehidupan warga.
Ia menjelaskan sumur bor dipilih karena mampu menjangkau sumber air tanah yang lebih dalam dengan kualitas air yang lebih baik dan debit yang lebih stabil sepanjang tahun.
“Dengan adanya sumur bor ini kami berharap kebutuhan air untuk ternak sapi dan kerbau dapat terpenuhi, sekaligus membantu kebutuhan rumah tangga masyarakat,” ujarnya.
Rencana pembangunan sumur bor itu turut ditinjau Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 2026 Mabes TNI yang dipimpin Kolonel Inf M. Ibnu Subroto bersama Kepala Seksi Teritorial Korem 151/Binaya Kolonel Inf Dian Aksadiyanmita.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan berdialog langsung dengan para peternak di Desa Persiapan Poliwu terkait kendala air yang selama ini mereka hadapi.
Ketua kelompok peternak Desa Persiapan Poliwu, Olefyanus Saiklela, mengaku bersyukur karena kebutuhan masyarakat akhirnya mendapat perhatian melalui program TMMD ke-128.
“Kami sangat berterima kasih kepada Kodim 1511/Pulau Moa karena sudah mendengar keluhan masyarakat terkait kebutuhan air untuk ternak. Ini sangat membantu kami ke depan,” katanya.
Ia mengatakan keterbatasan air menjadi persoalan utama yang dihadapi para peternak, terutama untuk memenuhi kebutuhan minum ternak saat musim kering.
Menurut dia, keberadaan sumur bor nantinya diharapkan tidak hanya membantu sektor peternakan, tetapi juga mendukung aktivitas pertanian dan kebutuhan air bersih masyarakat desa.
Program pembangunan sumur bor tersebut menjadi bagian dari upaya TMMD ke-128 dalam mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan dan daerah tertinggal. (IA-01)




















Komentar