oleh

Hardiknas 2026 di MBD Tekankan Pendidikan Bermutu dan Inklusif untuk Semua

banner 468x60

Tiakur, Info-Aktual.com, – Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menjadikan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 sebagai momentum memperkuat komitmen peningkatan mutu pendidikan dan perluasan akses belajar yang inklusif bagi seluruh masyarakat.

Pemkab MBD menggelar upacara peringatan Hardiknas 2026 di lapangan Kantor Bupati MBD, Senin (4/5/2026), dengan mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”.

banner 336x280

Upacara tersebut dipimpin Asisten Bidang Administrasi Umum Setda MBD, Yafet Lelatobur yang bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti.

Dalam pidato tersebut menteri menegaskan Hardiknas bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum untuk merefleksikan kembali semangat pendidikan nasional.

“Peringatan Hardiknas adalah momentum untuk refleksi, meneguhkan, dan menghidupkan spirit pendidikan nasional. Pada hakikatnya, pendidikan adalah proses yang dilaksanakan secara tulus, penuh kasih sayang, untuk memanusiakan manusia,” kata Yafet saat membacakan pidato menteri.

Ia menyampaikan pendidikan memiliki peran penting dalam mengembangkan potensi manusia serta membangun karakter bangsa.

Menurut dia, konsep pendidikan yang diwariskan Ki Hajar Dewantara melalui prinsip asah, asih, dan asuh masih relevan dalam membangun sistem pendidikan yang berorientasi pada penguatan karakter dan nilai kemanusiaan.

“Pendidikan bukan hanya mencerdaskan, tetapi juga membangun watak dan peradaban bangsa sebagaimana amanat Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional,” ujarnya.

Dalam pidato itu juga disebutkan bahwa sektor pendidikan menjadi bagian penting dalam visi pembangunan nasional, termasuk mendukung penguatan sumber daya manusia unggul.

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menetapkan pendekatan pembelajaran mendalam atau deep learning sebagai salah satu program prioritas peningkatan mutu pendidikan.

Yafet menjelaskan terdapat lima kebijakan strategis yang menjadi fokus pemerintah dalam pengembangan pendidikan nasional.

Kebijakan tersebut meliputi revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran, peningkatan kompetensi serta kesejahteraan guru, penguatan karakter peserta didik, peningkatan kualitas pembelajaran melalui literasi dan numerasi, serta perluasan akses pendidikan inklusif.

“Guru adalah kunci keberhasilan pendidikan, sehingga kualitas dan kesejahteraan mereka menjadi prioritas,” katanya.

Selain itu, pemerintah juga terus memperluas akses pendidikan melalui berbagai skema, termasuk pendidikan jarak jauh, sekolah terbuka, dan layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.

Di akhir pidato, Yafet menekankan pentingnya pola pikir maju, mental yang kuat, dan misi yang jelas dalam menjalankan transformasi pendidikan.

“Tanpa tiga hal itu, kebijakan hanya akan menjadi formalitas tanpa dampak nyata,” ujarnya.

Upacara Hardiknas di Kabupaten MBD berlangsung khidmat dan diikuti unsur pemerintah daerah, tenaga pendidik, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat. (IA-01)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *