oleh

PGRI MBD Konsolidasi Organisasi, Perkuat Peran Guru Hadapi Indonesia Emas 2045

banner 468x60

Tiakur, Info-Aktual.com, – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menggelar Konferensi Kerja ke-XXIII masa bakti 2026–2031, sebagai upaya memperkuat peran guru dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Konferensi bertema “Transformasi PGRI Menuju Indonesia Emas” itu berlangsung di Tiakur Beach, Kamis (12/3/2026), dan dibuka Wakil Bupati Maluku Barat Daya Agustinus L. Kilikily, ditandai dengan pemukulan tifa.

banner 336x280

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, pengurus PGRI Provinsi Maluku, Kepala Dinas Pendidikan, serta ratusan kepala sekolah dan guru dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten MBD.

Ketua PGRI Provinsi Maluku Cristian Oktoseja mengatakan guru memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi unggul menuju 2045.

Menurut dia, PGRI tidak hanya menjadi wadah berhimpun, tetapi juga organisasi perjuangan yang memperjuangkan profesionalisme dan kesejahteraan guru.

“Untuk mencetak generasi emas, peran guru sangat menentukan. Secanggih apa pun teknologi, tanpa guru proses pendidikan tidak akan berjalan optimal,” katanya.

Ia menilai konferensi tersebut juga menjadi momentum mengaktifkan kembali organisasi PGRI di Kabupaten Maluku Barat Daya setelah sempat vakum selama beberapa tahun.

Karena itu, ia berharap kepengurusan baru segera melakukan konsolidasi organisasi hingga ke tingkat kecamatan dan ranting.

Selain itu, PGRI terus memperjuangkan peningkatan kesejahteraan guru, termasuk mempertahankan tunjangan sertifikasi serta mendorong pengangkatan guru honorer menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) maupun aparatur sipil negara.

Sementara itu, Wakil Bupati MBD Agustinus L. Kilikily menegaskan guru merupakan garda terdepan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan menentukan kualitas sumber daya manusia di daerah.

“Pemerintah daerah berkomitmen mendukung profesionalisme dan kesejahteraan guru serta mendorong pemerataan kualitas pendidikan di seluruh wilayah kepulauan Maluku Barat Daya,” ujarnya.

Ketua panitia konferensi Dedy Rupilu mengatakan kegiatan tersebut diikuti 217 peserta yang terdiri atas pengurus PGRI tingkat provinsi, kabupaten, serta perwakilan guru dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK.

Ia menjelaskan agenda utama konferensi adalah pemilihan kepengurusan baru PGRI Kabupaten Maluku Barat Daya secara demokratis sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga organisasi serta perumusan program kerja lima tahun ke depan. (IA-01)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *